Membangun budaya "LITERASI" Sekolah bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia
Gerakan literasi sekolah telah dicanangkan oleh pemerintah melalui kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Gerakan Literasi Sekolah merupakan sebuah gerakan partisipatif yang melibatkan seluruh warga sekolah dari mulai peserta didik, guru, tenaga kependidikan (Pustakawan, Tata Usaha, Penjaga Sekolah), Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Orangtua siswa dan masyarakat sekitar lingkungan sekolah.
Dalam Kurikulum 2013 kegiatan Literasi merupakan kegiatan pembiasaan yang wajib dilakukan selama 15 menit sebelum proses pembelajaran. Pada pelaksanaannya kegiatan pembiasaan literasi baca ini yang dirasakan selama ini terkendala dengan minimnya jumlah koleksi buku yang dimiliki oleh sekolah terutama buku-buku fiksi atau cerita.
Adalah sebuah Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) yang dikomandoi oleh Ibu Mekar Damayanti Sianipar memfasilitasi kekurangan tersebut. Melalui salahsatu kegiatannya Yayasan GNI memberikan bantuan mobil perpustakaan keliling untuk meminjamkan buku ke sekolah-sekolah SD atau MI yang ada di wilayah Kecamatan Bojongmangu. Seyogyanya kegiatan perpustakaan keliling tersebut untuk menarik minat baca siswa secara langsung atau dengan membaca buku di tempat di sekitar mobil perpustakaan keliling karena suasana Covid-19 belum mereda pada pelaksanaannya mobil perpustakaan keliling tersebut meminjamkan sejumlah buku ke setiap sekolah untuk dipinjamkan dan dibaca oleh siswa di rumahnya. Kemudian secara berkala buku yang telah dibaca siswa tersebut bergantian dipinjamkan ke siswa yang lain selama waktu yang telah ditentukan. Buku-buku cerita yang telah dibaca bergantian oleh siswa pada akhirnya dikembalikan lagi ke mobil perpustakaan keliling untuk ditukarkan dengan judul buku yang baru.
Dengan adanya bantuan mobil perpustakaan keliling dari Yayasan GNI, telah banyak membantu gerakan literasi baca di SD Negeri Sukabungah 02. Siswa dan siswi terlihat sangat senang dan antusias membaca buku cerita yang menarik, mereka dengan cepat pula menukarkan buku bacaannya setelah selesai mereka baca sampai tamat. Buku cerita yang dipinjamkan oleh mobil perpustakaan keliling itu diatur oleh pihak sekolah melalui petugas yang telah ditunjuk dan diketahui oleh pihak GNI dalam pendistribusian kepada siswa. Sehingga siswa tidak berebut dan dapat saling tukar buku cerita bila telah menamatkannya.
Setelah buku dipinjamkan ke siswa secara bergantian, oleh guru kelasnya siswa diajak untuk membuat laporan buku yang dibacanya, selain itu beberapa siswa melaporkan kegiatannya berupa foto kegiatan yang sedang membaca. Dari penuturan orangtua yang ikut mengantar anaknya yang menukarkan buku di sekolah mereka merasa bahagia dan mengucapkan terikamasih atas kegiatan yang difasilitasi oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia. Semoga ke depan kegiatan literasi yang lainnya bisa difasilitasi juga ungkapnya.
Dari salahsatu kegiatan yang telah dilakukan bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) yaitu melalui mobil perpustakaan kelilingnya dapat meningkatkan minat baca siswa sehingga kegiatan literasi baca di SDN Sukabungah 02 bukan cuma sebuah gerakan tetapi menjadi sebuah budaya. (IS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar