ANUGERAH ADIWIYATA TAHUN 2020 UNTUK SDN SUKABUNGAH 02
Setelah berjuang sekian lama dengan sekuat tenaga dan upaya untuk menjaga lingkungan sekolah bersama dengan TIM adiwiyata sekolah akhirnya perjuangan itu berujung dengan kebahagiaan. Kamis tanggal 3 Desember 2020 seiring dengan diumumkannya pemenang sekolah adiwiyata tahun 2020 oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi akhirnya SD Negeri sukabungah 02 berhasil mendapatkan juara III sekolah berbudaya lingkungan atau sekolah adiwiyata. Penyerahan pelakat adiwiyata diserahkan langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dengan acara yang cukup sederhana mengingat keterbatasan kegiatan akibat adanya protokol kesehatan karena situasi masih pandemi covid-19. Walau acaranya cukup sederhana tetapi menjadi sebuah kebahagiaan yang tiada terkira oleh para peserta yang terpanggil untuk menerima plakat adiwiyata tersebut.
Adapun daftar sekolah yang menerima penghargaan adiwiyata tersebut antara lain untuk tingkat sekolah dasar Juara I SDIT Thariq Bin Ziyad, Juara II SDN Karang Asih 12, Juara III SDN Sukabungah 02, Juara Harapan I SDN Sukaresmi 05, Juara Harapan II SDIT At-Taqwa, dan Juara Harapan III SDN Wanasari 06. Untuk tingkat SMP Juara I SMPN 4 Cikarang Utara, Juara II SMPN 7 Tambun Selatan, Juara III SMPN 2 Cibitung, Juara Harapan I SMPN 1 Muara Gembong, Juara Harapan II SMPN 1 Babelan, dan Juara Harapan III SMPN 2 Serang Baru. Sementara itu untuk tingkat Sekolah Menengah Atas sebagai Juara I SMK 1 Mitra Industri, Juara II SMAS Yadika 8 Jatimulya, Juara III SMAN 1 Sukawangi, Juara Harapan I SMAN 2 Cikarang Utara, Juara Harapan II SMKS Global Teknologi, dan Juara Harapan III SMAN 1 Bojongmangu. Sekolah-sekolah yang mendapatkan anugerah adiwiyata tersebut di atas berhak untuk dinilai kembali oleh Tim penilai adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat yang waktunya diperkirakan 12 bulan ke depan dari sekarang.
Sekolah Berbudaya Lingkungan di ciptakan untuk menarik minat seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk peduli akan kebersihan lingkungan sekolah. sampai pada akhirnya seluruh komponen tersebut memiliki budaya untuk hidup sehat dan secara sadar dan ikhlas menjaga lingkungan sekitarnya. Bagaimana sebuah sekolah dapat menumbuhkan budaya lingkungan sekolah yang sehat tentunya dimulai dari bagaimana kemampuan sekolah dapat mengelola sampah dengan baik. Sampah-sampah yang dihasilkan di lingkungan sekolah oleh warga sekolah terutama siswa dapat dipilah dan dipilih mana sampah organik dan sampah anorganik kemudian sampah-sampah tersebut ada yang digunakan kembali dan ada yang di buat kerajinan, didaur ulang ataupun dibuat kompos bila sampahnya organik dan seterusnya selain itu tentunya lingkungan sekolah yang lain dibuat senyaman mungkin untuk kondusifnya sebuah proses pembelajaran. Tentunya masih banyak tahapan-tahapan yang lain yang harus ditempuh oleh sekolah adiwiyata. (TAS)